Rabu, 14 Agustus 2013

RAPAT PEMATANGAN JADWAL PELAKSANAAN DIKLAT KKB

       Pontianak (14/8/2013). Untuk mematangkan jadwal maupun operasionalisasi pelaksanaan Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB), Rabu (14/8/2013) di laksanakan rapat Pematangan Jadwal Pelatihan bertempat di ruang Rapat Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Rapat ini langsung dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom, diikuti seluruh jajaran pejabat eselon III dan IV , Widyaiswara dan staf Bidang Latbang, Dalam pengarahannya Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom minta agar jajaran Bidang Latbang segera melaksanakan beberapa kegiatan pelatihan yang masih ada sesuai dengan perencanaan, dengan memperhatikan sisa waktu bulan berjalan yang tinggal 3 bulan efektif. "Saya harap semua kegiatan pelatihan termasuk penelitian segera dilaksanakan mulai bulan Agustus ini hingga paling lambat akhir bulan Oktober." ungkap Bu Dani panggilan akrab Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar ini. Terhadap permintaan pimpinan tersebut jajaran Bidang Latbang menyatakan siap untuk melaksanakan semua kegiatan pelatihan dan penelitian, sesuai tenggang waktu yang telah ditetapkan. ( by Ad)

Ket: Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom
memimpin Rapat pematangan jadwal pelatihan (foto: Adi)
 
Ket: suasana Rapat Pemantapan jadwal diklat dan penelitian KKB di ruang rapat
BKKBN Kalbar (foto:Adi)
 

Selasa, 13 Agustus 2013

BKKBN GANDENG KOALISI KEPENDUDUKAN TELITI PARAMETER KEPENDUDUKAN DI KALBAR

        Pontianak (13/8/2013) Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat bersama Koalisi Kependudukan dan Pemerhati masalah kependudukan akan melakukan penelitian tentang kondisi parameter kependudukan di Kalbar. Sebagai persiapan Selasa pagi (13/8/2013) dilakukan rapat bersama yang dipimpin Kabid Pengendalian Kependudukan BKKBN Kalbar Drs.Gun Djamani. Selain dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom dalam rapat ini juga dihadiri Ketua Koalisi Kependudukan Kalbar Prof.Dr.Edi Suratman. Dalam pengarahannya Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom antara lain mengatakan, hasil penelitian ini dinilai sangat penting dan strategis, terutama bagi penyusunan grand strategi pembangunan bidang kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB). Sementara itu Ketua Koalisi Kependudukan Kalbar Prof.Dr.Edi Suratman dalam kesempatan tersebut mengemukakan, untuk memperlancar proses penelitian dan penyusunan hasil penelitian dalam bentuk Polecy Brief maupun hasil kajian penelitian, pihaknya membagi 4 topik penelitian yakni tentang Bonus Demografi di Kalbar, Nilai Anak di Kalimantan Barat, Penerimaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Kesadaran Masyarakat Kalbar untuk Tertib Administrasi Kependudukan. 

         Penelitian ini akan dilakukan mulai minggu ini dan hasilnya akan disajikan pada tanggal 13 September 2013, yang selanjutnya akan disusun dalam bentuk policy brief pada tanggal 16 sampai 19 September 2013. (by Ad)

Ket : Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom
menyampaikan pengarahan (foto Adi)
          

Dwilistyawardani:" Spirit Ramadhan Gunakan untuk Pacu Kinerja"

        Pontianak (12-8-2013). Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Dwi Listyawardani M.Sc DipCom menyerukan agar karyawan dan karyawati Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat untuk meningkatkan kinerjanya usai lebaran. "Gunakan spirit atau semangat Ramadhan untuk memacu kinerja. Pada bulan Ramadhan umat Muslim taat dalam menjalankan ibadah, bahkan menambah amal-amal sunat untuk meraih nilai taqwa. Semangat inilah yang bisa dijadikan spirit untuk memacu kinerja pegawai" ujar Dwilistyawardani. Ungkapan tersebut disampaikannya pada acara Halal Bi Halal karyawan/karyawati BKKBN Kalbar bersama mitra kerja dan paguyuban Juang Kencana yang berlangsung Senin (12/8/2013) di Rumah Dinas Pimpinan BKKBN Jalan Palapa Pontianak. Menurut Dwilistyawardani  tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan program-program Kependudukan dan Keluarga Berencana usai lebaran ini masih banyak. Untuk itu karyawan/karyawati diminta untuk bekerja dengan dilandasi semangat Ramadhan.
     
 Ket : Ustadz H.Nasution Usman menyampaikan Tausyiah hikmah Halal Bihalal. (foto Adi)

         Sementara itu Ustadz Drs.H.Nasution Usman dalam tausyiahnya mengemukakan, Ramadhan telah mengantarkan umat muslim yang berminan pada suasana fitri yang berarti suci kembali, ibarat kertas putih dan kosong. Jangan sampai usai lebaran kertas yang tadinya putih dan kosong tersebut diisi dengan coretan-coretan dosa-dosa yang justru merugikan umat sendiri. " Kalau diibaratkan usai Ramadhan kita ini dalam kondisi seperti kertas putih dan kosong, jangan sampai usai lebaran kertas tersebut di coret-coret lagi dengan noda-noda dalam arti dosa-dosa baik terhadap sesama maupun terhadap Allah SWT" papar Ustadz Nasution. Justru sebaiknya usai lebaran semangat Ramadhan seperti yang rajin membaca Al-Qur'an, bersedekah dan menjalankan amalan-amalan lainnya diteruskan di bulan-bulan selanjutnya. Kegiatan Halal Bihalal ini disisi dengan bersalam-salaman saling memaafkan dan ditutup dengan ramah tamah.

Spirit Ramadhan


Rabu, 31 Juli 2013

Uji Instrumen IPBK di Sambas

Proses pengambilan data IPBK di Bappeda Sambas

Sambas.  Sesuai dengan hasil rapat persiapan UJi Instrumen IPBK pada Jumat (26/7/2013) lalu, maka pada hari senin (29/7/2013) Tim Uji Instrumen IPBK Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang menuju lokasi. Dari Pontianak Tim Sambas dan Singkawang berangkat bersama dalam satu kendaraan. Dua Tim berpisah di Singkawang. Tim Sambas terdiri dari Aulia A. Arief dan M. Syarif langsung menuju Sambas, sampai di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB setelah sebelumnya singgah di Kecamatan Selakau untuk berbuka pauasa.

Durian Singkawang Bro...


  
Singkawang. Daya tarik durian sangat kuat bagi Tim Bintek Ramadhan pada malam itu. Sepulang dari Kabupaten Sambas dalam acara Silaturrahim Ramadhan 1434 H, Tim singgah di Kota Singkawang. Sudah dari awal perjalanan anggota tim merencanakan kegiatan makan durian ini. Mulai memasuki Kota sinhkawang sudah terlihat buah durian dijajakkan di pinggir jalan. Namun karena tujuan utama adalah menuju Sambas, maka niat tersebut diurungkan sampai tugas selesai. Sepulang dari Sambas, tim beristirahat berbuka puasa di Kota Singkawang sambil bermalam. Setelah shalat taraweh, maka niat menyantap durian Singkawang dilaksanakan. Hanya dengan berjalan kaki sekitar 50 meter dari Hotel, dijumpai toko buah yang menjajakkan durian idaman tersebut. Maka terlaksanalah niat yang terpendam sejak dua hari tersebut.  Foto lengkap klik di sini.