Jumat, 31 Mei 2013

MENSANA IN CORPORE SANNO

         Pontianak (31-05-2013) Sebagaimana slogan Mensana In Corpore Sanno yang artinya di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, jajaran karyawan dan karyawati Perwakilan BKKBN Propinsi Kalimantan Barat setiap hari Jum'at menyelenggarakan kegiatan senam pagi atau jalan sehat. Pada hari Jum'at ini (31-05-2013), diselenggarakan gerak jalan sehat menempuh rute jalan Sudarso-Jalan Adi Sucipto- Jl.Parit Haji Husin I, Gang Palasari, belakang RSUD Sudarso dan kembali ke jalan Sudarso memasuki halaman Perwakilan BKKBN kalbar. Seperti penyelenggaraan jalan sehat sebelumnya, panitia menyediakan door price "murah meriah" yang mekanismenya dilakukan cabut undi nomer kupon peserta. Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Kalimantan Barat, bukan nilai hadiahnya yang dipentingkan, namun nilai olah raga dan kebersamaannya yang diutamakan. Oleh karenanya gerak jalan sehat ini selain diikuti karyawan-karyawati BKKBN Kalbar juga diikuti 20 siswa PKL yang magang di BKKBN Kalbar. (by Adi)

                         Ket : Semangat "2 anak cukup" sebelum strat jalan sehat (foto Adi )

                             Ket : peserta jalan sehat melintasi jalan Adi Sucipto (foto Adi)


Kamis, 30 Mei 2013

BIDAN DIMINTA DORONG PEMAKAIAN MKJP


         Pontianak(30 Mei 2013) Bidan sebagai petugas pelayanan persalinan terdepan, dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Hal ini dilatarbelakangi oleh tugas pokok dan fungsi bidan yang seringkali menjadi rujukan pertama dalam membantu persalinan di lingkungan masyarakat. melalui program KB pasca persalinan dan keguguran, bidan dapat memberikan konseling kepada ibu-ibu habis melahirkan atau keguguran, untuk menggunakan MKJP baik spiral (IUD) maupun Implan. Ungkapan tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Kalimantan Barat Ir.Bwi Listyawardani M.Sc DipCom ketika menutup pelatihan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) ber-KB bagi Bidan se Kalimantan Barat yang berlangsung Kamis (30-5-2013) di aula lantai II Gedung Diklat BKKBN kalimantan Barat di Pontianak. Menurut Ir.Dwi Listyawardani, pemakaian MKJP dinilai lebih efektif untuk mencegah kehamilan dan memperkecil resiko efek samping dibanding kontrasepsi hormonal. Bahkan menurutnya, Bidan di daerah diminta ikut memberikan sosialisasi penggunaan Medis Operasi Pria (MOP) dan Medis Operasi Wanita (MOW), yang dinilai efektif dan paling aman dibanding kontrasepsi lainnya. 



                          Ket: Ir.Dwi Listyawardani M.Sc DipCom menyerahkan bingkisan
                                                 kepada peserta   berpreastasi (foto Adi)

         Pelatihan ABPK angkatan IV ini berlangsung sejak 26 Mei lalu, dan diikuti 18 orang tenaga bidan dari kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. (by Adi Latbang BKKBN Kalbar)

Rabu, 29 Mei 2013

BIDAN PESERTA PELATIHAN ABPK ANGKATAN IV PRAKTEK KONSELING

          Pontianak,(29-05-2013) Setelah selama 2 hari memperoleh materi tentang Bina Suasana, teori informasi, komunikasi dan konseling serta materi lembar balik ABPK, mulai hari ini 18 bidan peserta pelatihan melakukan praktek konseling menggunakan media lembar balik ABPK. Dalam praktek ini masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang, dan diantara mereka secara bergantian melakukan konseling, dengan mekanisme satu orang menjadi bidan (konselor) dan dua orang lainnya menjadi pasangan usia subur (PUS) atau calon akseptor KB. Menurut Fasilitator pelatihan Rawasiyah, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran kepada peserta bagaimana menggunakan media ABPK yang betul secara praktek. Sementara besok (kamis 30-05-2013) peserta akan dihadapkan pada peserta klien sebenarnya yang didatangkan dari warga sekitar Pontianak. Dalam kesempatan tersebut semua peserta masing-masing akan menghadapi satu orang klien, dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi klien. (by Adi) 

           Ket : peserta pelatihan ABPK didampingi fasilitator melakukan praktek konseling.

Senin, 27 Mei 2013

BIDAN UJUNG TOMBAK PELAYANAN KB MKJP

         Pontianak (27-05-2013) Sebanyak 18 bidan dari 12 kota dan kabupaten di Kalimantan Barat, mulai hari ini hingga 30 Mei 2013, mengikuti pelatihan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) Keluarga Berencana di Pontianak. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Bidang Latbang Ir.Aulia Arfiansyah Arief M.Si ketika membuka pelatihan tersebut mengatakan, Bidan sebagai ujung tombak pelayanan Keluarga Berencana diharapkan dapat membantu peningkatan pelayanan KB melalui Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dan non-hormonal. Pelayanan KB MKJP ini dapat dilakukan melalui pelayanan KB Pasca kelahiran dan Pasca keguguran di tempat-tempat pelayanan KB terdepan, seperti klinik persalinan, Rumah sakit maupun  puskesmas. Dengan mengurangi pemakaian kontrasepsi hormonal menurutnya, akan mengurangi dampak dan resiko terhadap ibu. Selama mengikuti pelatihan peserta disamping diberikan meteri melalui klas, juga diberikan praktek konseling terhadap calon akseptor. (by Adi)

           Ket : Bidan Rawasiah selaku fasilitator pelatihan ABPK memberikan ucapan selamat
                                 setelah mengalungkan tanda peserta pelatihan (foto Adi)

KURANGI KONTRASEPSI HORMONAL, PERBANYAK MKJP

             Kubu Raya (27-05-2013)  Untuk mengurangi resiko dan dampak dari pemakaian kontrasepsi hormonal seperti suntik dan PIL, BKKBN saat ini lebih mendorong penggunaan kontrasepsi Moteode Kntrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti MOP, MOW, IUD, dan Implan.  Ungkapan tersebut disampaikan   Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Kalimantan Barat Ir.Dwi Listiawardani M.Sc DipCom dalam sambutannya yang diwakili Kepala Bidang Latbang BKKBN Kalbar Ir.Aulia Arfisnsyah Arief M.Si ketika membuka pelatihan Contraseptive Technology Up-date (CTU) angkatan IV yang berlangsung di  klinik Sentosa Kabupaten Kubu Raya Senin (27-05-2013). Menurutnya dengan menggunakan MKJP khususnya IUD menurutnya, lebih menjamin keamanan, mengurangi resiko serta efektif dalam mencegah kehamilan. Oleh karenanya di depan 16 bidan peserta pelatihan dari kota Pontianak dan Kubu Raya ini, diharapkan dapat mengedepankan pelayanan pemakaian IUD dengan didahului dengan proses konseling. (by Adi)

              Ket : Suasana pembukaan pelatihan CTU angkatan IV tgl 27-30 Mei 2013(foto Adi)

Rabu, 08 Mei 2013

PERWAKILAN BKKBN SE-KALIMANTAN AKAN SELENGGARAKAN MUPEN ON THE ROAD LINTAS BORNEO 2013


        Pontianak (08-5-2013).Perwakilan  BKKBN Provinsi Kalimantan Barat bersama Perwakilan BKKBN se-Kalimantan bekerjasama dengan   jajaran Kepolisian Daerah  (POLDA)  se-Kalimantan  akan  menyelenggarakan MUPEN On The Road Pesona Borneo Tahun 2013.  Sebagai persiapan pada tanggal 30 April 2013  di Hotel Aston Pontianak dilakukan rapat koordinasi untuk membahas permasalahan  kegiatan tersebut, yang diikuti jajaran Perwakilan BKKBN dan Jajaran Polda se-Kalimantan,  Komunitas VW Kalimantan Barat dan perwakilan dari beberapa instansi terkait. 

RENCANA ETAPE MUPEN ON THE ROAD PESONA BORNEO 2013
  

Selasa, 07 Mei 2013

"NYANTAI LOOOKKKK"

         Pontianak (07-05-2013) Bang Mahmud yang berprofesi ganda sebagai "kameramen" Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat ini, rehat sejenak sembari melakukan aktivitas pengambilan audio visual pelaksanaan Video Conference sosialisasi Remunerasi dan Disiplin Pegawai, yang berlangsung di ruang Vicon BKKBN Kalbar. Yang penting adalah hasil liputannya tidak ada yang terlewatkan, sehingga dapat dijadikan referensi dan dokumentasi apabila diperlukan terutama dalam memberikan penjelasan kepada staf yang tidak sempat mengikuti Vicon. Sukses Bang Mahmud...BarakaLLah. (by Adi)
                            Ket : gaya bang Mahmud sambil terus "nyooting" Vicon..(by Adi)